JUDUL : NESCAFE KALENG
TOPIK : Janji cinta yang
berhujung penghianatan
TEMA : Nescafe kaleng “minuman kesukaan
sang penulis” yang bercerita tentang cinta yang manis seperti minuman kopi
ini,dan efek kafein yang addictive bisa membuat setiap peminumnya ketagihan dan
gangguan mood yang bisa berubah-ubah sepertihalnya cinta.
Pagi yang cerah, seorang gadis yang berwajah polos siap-siap berangkat ke
sekolah, sebut saja namanya farah dia sekolah di SMA 48 jakarta, dia mempunyai
seorang pacar bernama omo, sudah 2 tahun mereka menjalin hubungan
sampai tiba saatnya farah pergi untuk melanjutkan studynya di luar negri lebih tepatnya di singapura
“mo aku ingin ngomong sesuatu sama kamu” ucap farah dengan kedua matanya
memandangi bening indah mata kekasihnya itu.sampai tiba saatnya farah pergi untuk melanjutkan studynya di luar negri lebih tepatnya di singapura
“kamu mau ngomong apa sih ?” jawab omo sembari membalas tatapan farah dengan mesra.
farah terdiam sejenak mendengar jawaban dari omo. otaknya berfikir apakah ini waktu yang tepat untuk menyampaikan berita ini. tangan farah tiba-tiba menjulur menyentuh tangan omo, ia mengegam erat tangan omo seakan tak ingin melepaskannya. dari mata farah, omo dapat melihat ada sesuatu yang penting yang ingin disampaikan farah kepadanya. Tapi omo tak tau apa yang akan disampakan kekasinya itu, fikiranya belum bisa menerjemahkan sesuatu yang masih gelap ini.
“Apa kamu masih ingat dengan janji kita dulu” ucap farah.
“Janji yang mana yang kamu maksud sayang…?”.
“Janji setia kita, janji dimana kita akan terus bersama dan tak akan berpisah selamanya walaupun diterpa dan dihempas seribu goda dan hanya tuhan yang mampu memisahkan kita”
“Ingat dong sayang..!, emangnya ada apa..?”.
“Aku… aku akan pergi”.
“Pergi..?, kamu mau pergi kemana”.
“Aku di terima di salah satu universitas di singapura, mungkin setelah acara perpisahan sekolah aku akan berangkat kesana”
“Ta-ta-ta-tapi… tapi”
“Aku ngerti apa yang kamu rasakan, aku pun juga ngerasain apa yang kamu rasakan saat ini. tapi mau bagaimana lagi” ucap farah sembari memeluk tubuh.
Tanpa mereka sadari pipi mereka telah basah dibanjiri oleh air mata. Pelukan mereka sangat erat, seakan itu adalah pelukan terakhir mereka berdua. Mereka berpelukan begitu lama seakan meraka tak ingin untuk saling melepas. Tiba-tiba gemercik kata-kata farah memecahkan keheningan hati mereka.
“aku hanya ingin kamu berjanji tuk menjaga cinta ini, menjaga cinta kita berdua dan hanya kita berdua dan tak ada yang lain, janji saling setia”.
“Aku berjanji akan menjaga cinta ini, tapi kamu pasti akan kembali kan..?”. ucap omo
“Aku berjanji pasti akan kembali untuk kamu,Sayang aku akan selalu mengingatmu jangan takut akan kesetianku hanya untukmu sampai kapan pun” kata farah
“iya far aku akan selalu menunggumu aku pasti kuat, kamu juga akan selalu inget janji kita kan, aku ragu kamu bakalan ga kuat disana tanpa aku, aku takut kamu bakalan nyari pacar lagi disana”
“Janji yang mana yang kamu maksud sayang…?”.
“Janji setia kita, janji dimana kita akan terus bersama dan tak akan berpisah selamanya walaupun diterpa dan dihempas seribu goda dan hanya tuhan yang mampu memisahkan kita”
“Ingat dong sayang..!, emangnya ada apa..?”.
“Aku… aku akan pergi”.
“Pergi..?, kamu mau pergi kemana”.
“Aku di terima di salah satu universitas di singapura, mungkin setelah acara perpisahan sekolah aku akan berangkat kesana”
“Ta-ta-ta-tapi… tapi”
“Aku ngerti apa yang kamu rasakan, aku pun juga ngerasain apa yang kamu rasakan saat ini. tapi mau bagaimana lagi” ucap farah sembari memeluk tubuh.
Tanpa mereka sadari pipi mereka telah basah dibanjiri oleh air mata. Pelukan mereka sangat erat, seakan itu adalah pelukan terakhir mereka berdua. Mereka berpelukan begitu lama seakan meraka tak ingin untuk saling melepas. Tiba-tiba gemercik kata-kata farah memecahkan keheningan hati mereka.
“aku hanya ingin kamu berjanji tuk menjaga cinta ini, menjaga cinta kita berdua dan hanya kita berdua dan tak ada yang lain, janji saling setia”.
“Aku berjanji akan menjaga cinta ini, tapi kamu pasti akan kembali kan..?”. ucap omo
“Aku berjanji pasti akan kembali untuk kamu,Sayang aku akan selalu mengingatmu jangan takut akan kesetianku hanya untukmu sampai kapan pun” kata farah
“iya far aku akan selalu menunggumu aku pasti kuat, kamu juga akan selalu inget janji kita kan, aku ragu kamu bakalan ga kuat disana tanpa aku, aku takut kamu bakalan nyari pacar lagi disana”
“liat mata aku, kamu ga usah khawatir kamu doain aku aja biar aku cepet
lulus dan kita bisa ketemu lagi” kata farah
Selang beberapa bulan farah sudah tiba di singapura dia sudah jarang
menghubungi omo sehingga omo merasa gelisah lalu dia menghibur diri dan main
ketempat teman-temannya
“kamu kenapa mo kok kayak gelisah gitu” kata reza, sahabat omo
“iya nih za udah 2 bulan farah gak ngasih kabar aku takut dia kenapa-napa”
“mungkin dia lagi sibuk ngurusin pendaftarannya ra yang sabar aja”
“iya za, tapi jadi kepikiran terus nih aku takut dia kecanduan cinta dan ga tahan sendirian berlama-lama apa lagi dia cantik pasti banyak cowo-cowo yang deketin dia”
“kamu kenapa mo kok kayak gelisah gitu” kata reza, sahabat omo
“iya nih za udah 2 bulan farah gak ngasih kabar aku takut dia kenapa-napa”
“mungkin dia lagi sibuk ngurusin pendaftarannya ra yang sabar aja”
“iya za, tapi jadi kepikiran terus nih aku takut dia kecanduan cinta dan ga tahan sendirian berlama-lama apa lagi dia cantik pasti banyak cowo-cowo yang deketin dia”
“santai aja mo ga usah terlalu dipikirin, mending pikirin kuliah tuh
sebentar lagi kamu mau masuk kuliah juga kan” kata reza sambil menggenjreng
gitar kesayangannya
“okedeh za positif thinking aja deh pasti farah bakalan balik lagi ke aku”
“assalamu’alaikum” kata omo
“wa’alaikumslam maaf ini siapa ya..?”
“bisa ngomong sama farahnya gak , maaf ini siapanya farah ya?”
“farahnya lagi pergi keluar saya pacarnya, kamu siapanya farah?”
“aaa..aa.. apa pacarnya…?”
“Ma.. Maaf saya cuma temennya kok makasih wassalam”
Setelah mengetahui farah yang ternyata sudah mempunyai pacar omo merasa sakit hati dan galau
“kamu kenapa mo? kamu ada masalah cerita donk” kata reza
“farah za dia tega sama aku padahal aku di sini berusaha setia tapi dia mengkhianati aku dia tega menduakan cintaku hanya demi cowo yang baru dikenalnya aku sadar mungkin aku ini banyak kekurangan di matanya tapi aku akan tetap setia meskipun dia sudah bersama yang lain
Setelah beberapa minggu omo masuk kuliah dan dia bertemu teman-teman baru
lalu matanya tertuju pada sosok perempuan yang aneh dan anggun tatapannya
tertahan beberapa menit kepadanya, setelah itu mereka berkenalan
“nama kamu siapa?” tanya omo
“nama aku tatiana”
(mereka berbicara panjang lebar..)
Selang beberapa bulan omo dan tatiana pun berpacaran....
Inilah
akhir ceritanya.. bagaikan minuman kopi yang manis dan nikmat tetapi juga bisa menyebabkan penyakit pada sang
peminumnya apabila tidak cerdik menanggulanginya SEKIAN...