Kamis, 30 Oktober 2014



Lahir
Meninggal
11 Juni 1934 (umur 37)
MoscowUSSR
Kebangsaan
Rusia
Bidang
Mahasiswa ternama
Dikenal karena
Dipengaruhi
Memengaruhi
Pasangan
Roza Noevna Vygodskaia (nama lahir Smekhova)


Lev Vygotsky (17 November [K.J.: 5 November] 1896 – 11 Juni, 1934) adalah seorang psikolog asal Rusia yang dikenal atas kontribusinya dalam teori perkembangan anak. Salah satu hasil kerjanya yang dikenal di bidang psikologi anak adalah merumuskan konsep "zone of proximal development". Konsep ini menerangkan bahwa dalam proses pembelajaran seorang anak ada sebuah area dimana anak tersebut harus diberikan bantuan eksternal untuk dapat belajar hal yang baru sedangkan ada area lain dimana anak tersebut dapat belajar mandiri tanpa dibantu





Zone of proximal development (ZPD) adalah istilah Vygotsky untuk serangkaian tugas yang terlalu sulit dikuasai anak secara sendirian, tetapi dapat dipelajari dengan bantuan dari orang dewasa atau anak yang lebih mampu. Jadi batas bawah dari ZPD adalah tingkat problem yang dipecahkan oleh anak seorang diri. Batas atasnya adalah tingkat tanggung jawab atau tugas tambahan yang dapat diterima anak dengan bantuan dari pendidik atau pelatih.
Penekanan Vygotsky pada ZPD menegaskan keyakinan akan arti penting dari pengaruh sosial, terutama pengaruh instruksi atau pengajaran terhadap perkembangan kognitif anak.
Vygotsky memberi contoh cara menilai ZPD anak. Misalnya, berdasarkan tes kecerdasan, usia mental dari dua orang anak adalah 8 tahun. Menurut Vygotsky kita tida bisa berhenti sampai di sini saja. Kita harus menentukan bagaimana masing-masing anak akan berusaha menyelesaikan problem yang dimaksudkan untuk anak yang lebih tua. Kita membnatu masing-masing anak dengan menunjukkan, mengajukan pertanyaan, dan memperkenalkan elemen awal dari solusi. Dengan bantuan atau kerja sama dengan orang dewasa ini, salah satu anak berhasil memecahkan persoalan yang sesungguhnya untuk level anak usia 12 tahun, sedangkan anak satunya memecahkan problem untuk level anak 9 tahun.
Perbedaan usia mental dan tingkat kinerja yang mereka capai dengan bekerja sama denga orang dewasa akan mendefenisikan ZPD. Jadi, ZPD melibatkan kemampuan kognitif anak yang berada dalam proses pendewasaan dan tingkat kinerja mereka dengan bantuan orang yang lebih ahli. Vygotsky menyebutnya sebagai “kembang” perkembangan, untuk membedakannya dengan isitilah “buah” perkembangan, yang sudah dicapai anak secara independen.
Salah satu aplikasi konsep zone of proximal development (ZPD) Vygotsky adalah tutoring tatap muka yang diberikan guru di Selandia Baru dalam program Reading Recovery. Tutoring ini dimulai dengan tugas membaca yang sudah dikenalbaik, kemudian pelan-pelan memperkenalkan strategi membaca yang belum dikenal dan kemudian menyerahkan kontrol aktivitas kepada si anak sendiri.
Sumber:
Santrock, John W. 2008. Psikologi Pendidikan. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana



Lev Vygotsky Dia tumbuh dan besar di Gomel, suatu   kota sekitar 400 mil bagian barat Moscow. Sewaktu dia masih muda, dia tertarik pada studi-studi kesusastraan dan analisis sastra, dan menjadi seorang penyair dan Filosof.
Memasuki usia 18 tahun, dia menulis suatu ulasan tentang Shakespeare's Hamlet yang kemudian dimasukkan dalam satu dari berbagai tulisannya mengenai psikologi. Dia memasuki sekolah kedokteran di Universitas Moscow dan dalam waktu yang tidak lama kemudian dia pindah ke sekolah hukum sambil mengambil studi kesusastraan pada salah satu universitas swasta. Dia menjadi tertarik pada psikologi pada umur 28 tahun.
Vygotsky mengajar kesusatraan di suatu sekolah Propinsi sebelum memberi kuliah psikologi pada suatu sekolah keguruan. Dia dipercaya membawakan kuliah psikologi walaupun secara formal tidak pernah mengambil studi psikologi. Dari sinilah dia semakin tertarik dengan kajian psikologi sehingga menulis disertasi Ph.D. mengenai ”Psychology of Art” di Moscow Institute of Psychology pada tahun 1925.
Vygotsky bekerja kolaboratif bersama Alexander Luria and Alexei Leontiev dalam membuat dan menyusun proposal penelitian yang sekarang ini dikenal dengan pendekatan Vygotsky. Selama hidupnya Vygotsky mendapat tekanan yang begitu besar dari pemegang kekuasaan dan para penganut idelogi politik di Rusia untuk mengadaptasi dan mengembangkan teorinya.
Setelah dia meninggal pada usia yang masih dibilang sangat muda (38 tahun), pada tahun 1934 akibat menderita penyakit tuberculosis (TBC), barulah seluruh ide dan teorinya diterima oleh pemerintah dan tetap dianut dan dipelajari oleh mahasiswanya.
Kepeloporannya dalam meletakkan dasar tentang psikologi perkembangan telah banyak mempengaruhi sekolah pendidikan di Rusia yang kemudian teorinya berkembang dan dikenal luas di seluruh dunia hingga saat ini
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar