
|
Lahir
|
17 November 1896
Orsha, Kerajaan Rusia, sekarang di Belarus |
|
Meninggal
|
|
|
Kebangsaan
|
Rusia
|
|
Bidang
|
|
|
Mahasiswa ternama
|
|
|
Dikenal karena
|
|
|
Dipengaruhi
|
|
|
Memengaruhi
|
|
|
Pasangan
|
Roza Noevna Vygodskaia (nama lahir Smekhova)
|
Zone of proximal development (ZPD) adalah istilah Vygotsky untuk
serangkaian tugas yang terlalu sulit dikuasai anak secara sendirian, tetapi
dapat dipelajari dengan bantuan dari orang dewasa atau anak yang lebih mampu.
Jadi batas bawah dari ZPD adalah tingkat problem yang dipecahkan oleh anak
seorang diri. Batas atasnya adalah tingkat tanggung jawab atau tugas tambahan
yang dapat diterima anak dengan bantuan dari pendidik atau pelatih.
Penekanan Vygotsky pada ZPD menegaskan keyakinan akan arti penting dari
pengaruh sosial, terutama pengaruh instruksi atau pengajaran terhadap
perkembangan kognitif anak.
Vygotsky memberi contoh cara menilai ZPD anak. Misalnya, berdasarkan tes
kecerdasan, usia mental dari dua orang anak adalah 8 tahun. Menurut Vygotsky
kita tida bisa berhenti sampai di sini saja. Kita harus menentukan bagaimana
masing-masing anak akan berusaha menyelesaikan problem yang dimaksudkan untuk
anak yang lebih tua. Kita membnatu masing-masing anak dengan menunjukkan,
mengajukan pertanyaan, dan memperkenalkan elemen awal dari solusi. Dengan
bantuan atau kerja sama dengan orang dewasa ini, salah satu anak berhasil
memecahkan persoalan yang sesungguhnya untuk level anak usia 12 tahun,
sedangkan anak satunya memecahkan problem untuk level anak 9 tahun.
Perbedaan usia mental dan tingkat kinerja yang mereka capai dengan bekerja
sama denga orang dewasa akan mendefenisikan ZPD. Jadi, ZPD melibatkan kemampuan
kognitif anak yang berada dalam proses pendewasaan dan tingkat kinerja mereka
dengan bantuan orang yang lebih ahli. Vygotsky menyebutnya sebagai “kembang”
perkembangan, untuk membedakannya dengan isitilah “buah” perkembangan, yang
sudah dicapai anak secara independen.
Salah satu aplikasi konsep zone of proximal development (ZPD)
Vygotsky adalah tutoring tatap muka yang diberikan guru di Selandia Baru dalam
program Reading Recovery. Tutoring ini dimulai dengan tugas membaca yang sudah
dikenalbaik, kemudian pelan-pelan memperkenalkan strategi membaca yang belum
dikenal dan kemudian menyerahkan kontrol aktivitas kepada si anak sendiri.
Sumber:
Santrock, John W. 2008. Psikologi Pendidikan. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana
Santrock, John W. 2008. Psikologi Pendidikan. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana
Lev Vygotsky Dia
tumbuh dan besar di Gomel, suatu kota sekitar 400 mil bagian barat
Moscow. Sewaktu dia masih muda, dia tertarik pada studi-studi kesusastraan dan
analisis sastra, dan menjadi seorang penyair dan Filosof.
Memasuki usia 18 tahun, dia menulis suatu
ulasan tentang Shakespeare's Hamlet yang kemudian dimasukkan dalam satu dari
berbagai tulisannya mengenai psikologi. Dia memasuki sekolah kedokteran di
Universitas Moscow dan dalam waktu yang tidak lama kemudian dia pindah ke
sekolah hukum sambil mengambil studi kesusastraan pada salah satu universitas
swasta. Dia menjadi tertarik pada psikologi pada umur 28 tahun.
Vygotsky mengajar kesusatraan di suatu
sekolah Propinsi sebelum memberi kuliah psikologi pada suatu sekolah keguruan.
Dia dipercaya membawakan kuliah psikologi walaupun secara formal tidak pernah
mengambil studi psikologi. Dari sinilah dia semakin tertarik dengan kajian
psikologi sehingga menulis disertasi Ph.D. mengenai ”Psychology of Art” di
Moscow Institute of Psychology pada tahun 1925.
Vygotsky bekerja kolaboratif bersama
Alexander Luria and Alexei Leontiev dalam membuat dan menyusun proposal
penelitian yang sekarang ini dikenal dengan pendekatan Vygotsky. Selama
hidupnya Vygotsky mendapat tekanan yang begitu besar dari pemegang kekuasaan
dan para penganut idelogi politik di Rusia untuk mengadaptasi dan mengembangkan
teorinya.
Setelah dia meninggal pada usia yang masih
dibilang sangat muda (38 tahun), pada tahun 1934 akibat menderita penyakit
tuberculosis (TBC), barulah seluruh ide dan teorinya diterima oleh pemerintah
dan tetap dianut dan dipelajari oleh mahasiswanya.
Kepeloporannya dalam meletakkan dasar
tentang psikologi perkembangan telah banyak mempengaruhi sekolah pendidikan di
Rusia yang kemudian teorinya berkembang dan dikenal luas di seluruh dunia
hingga saat ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar